Friday, 15 July 2016

HIDUP TAPI MATI | TIDAK BISA HIDUP TANPA HANDPHONE

HIDUP TAPI MATI | TIDAK BISA HIDUP TANPA HANDPHONE



HIDUP TAPI MATI | TIDAK BISA HIDUP TANPA HANDPHONE




Bertamu, main HP
Ngaji, main HP
Terima tamu, main HP
Bekerja, main HP
Belajar, main HP
Sambil makan, main HP
Di tengah keluarga, main HP
Kiamatlah duniamu tanpa HP
Kadang terlihat dua orang saling duduk berhadapan, tidak berbicara sama sekali, karena salah satu atau keduanya sibuk main HP. Kalaupun harus bicara akhirnya tidak nyambung dan muncul sikap tidak lagi peduli.
Punya masalahpun bukan lagi mendatangi keluarga yang dekat, tetapi membahas di sosmed rasanya lebih 'afdhal'.
Manusia menjadi 'ada tapi tiada'
sahabat.. Jasad - jasad yang telah menjadi zombie berkeliaran. Hidupnya hanya seputar dunia dalam ponselnya.
Basahnya embun pagi
Hangatnya matahari pagi
Jabat erat tangan sahabat telah hilang dan diganti dengan gambar - gambar mati pada ponsel…
Gerak petualangan akan hebatnya bumi juga sudah diganti hanya dengan gerakan telunjuk dan jempol..
Hidup dalam kematian itu adalah keniscayaan, tapi mati dalam kehidupan itu pilihan.
Maka bangunlah, hiduplah sebagaimana manusia itu hidup.
Saat suami/istri datang, simpan HPmu
Saat anak bercerita, simpan HPmu
Saat ibu bapak bicara, simpan HPmu
Saat tamu berkunjung, simpan HPmu
Saat rumah bau berantakan, simpan HPmu
Perhatikan duniamu dengan seksama.Sebab nikmat Ilahi ada di sana.
Hiduplah
Engkau belum mati,, tapi sudah bertingkah seperti mayat.
Moga-moga kita tidak seperti itu.
Share:

0 komentar: